Bendera Tiongkok Berkibar di Pulau Obi Halmahera Bikin Heboh
Semuanya berawal ketika para tamu undangan mulai datang di lokasi peresmian di Desa Kawasi, Kecamatan Pulau Obi. Pejabat yang hadir antara lain Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba serta pimpinan SKPD Pemprov Malut.
Namun, mereka yang hadir dikagetkan oleh pemandangan adanya bendera Tiongkok yang berkibar di tiang bendera berdampingan dengan bendera Merah Putih. Bahkan, ukuran bendera Tiongkok ini lebih besar dari bendera Merah Putih. Ternyata, tak hanya di lokasi acara, bendera Tiongkok lainnya juga terpasang di dermaga setempat. Warga yang hadir pun protes dan meminta bendera Tiongkok tersebut diturunkan.
Setelah terjadi pembicaraan antara pihak PT Wanatiara Persada dengan aparat keamanan dari TNI-Polri, diputuskan bendera itu harus diturunkan.
Menurut keterangan tertulis dari Dinas Penerangan Angkatan Laut RI, penurunan bendera di lokasi acara dilaksanakan oleh personel keamanan PT Wanatiara Persada.
"Sedangkan bendera yang berkibar di dermaga, penurunannya turut dibantu Sertu Mar Agung Priyantoro agar bendera tidak menyentuh tanah. Proses penurunan bendera Tiongkok ini berjalan aman dan lancar," jelas Dispen TNI AL dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (26/11/2016).
Dalam insiden ini, PT Wanatiara Persada menegaskan bertanggung jawab dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba hingga kini belum dapat dihubungi untuk dimintakan konfirmasi atas kejadian tersebut.
https://today.line.me/id/article/8ddd98268836687cf7d38480610546599452770d5cbcfe01b1d8c63fa09a17d9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar